Siapa yang tak kenal dengn Masril koto,apalagi mereka yang bekerja di sebuah lembaga-lembaga keuangan saat ini.Usia Masril koto lebih kurang 37 tahun,ia merupakan suku minang asli,padang sumatera barat.Masril koto bertempat tinggal di Nagori Koto Tinggi ,kecamatan Baso kabupaten Agam,Sumatera Barat pendobrak kebekuan fungsi intermediasi industri perbankan dibidang pertanian ini,kabarnya tidak lulus SD,ia memutuskan sekolahnya karena terbentur biaya.Yang kala itu orang tuanya yang miskin,ayah sebagai tukang bangunan,dan ibu sebagai petani.Ia merupakan pendiri lembaga keuangan mikro agribisnis(LKMA) yang sangat dikenal ,khususnya di Padang.Ia merupakan orang pertama pendobrak fungsi perbankan dari segi pertanian.
LKMA prima tani di nagari koto tinggi ini menjadi cikal bakal program pengembangan usaha agribisnis pedesaan(PUAP) nasional oleh Kementan .
Banyaknya petani sulit mencari pinjaman modal menginspirasikan Masril untuk membentuk lembaga keuangan tersebut.Dari berbagai profesi,petani merupakan sosok yang sering kurang mendapat kepercayaan dari bank untuk mendapatkan suntikan dana.
Masril ingin membuat sebuah perubahan itu terhadap petani, maka Masril memikirkan tentang lembaga keuangan khusus petani perlu ada karena masalah petani lainya seperti soal bibit dan pupuk yang sulit didapat oleh petani.
Dengan ide Masril tampaknya,mendapat banyak respon oleh rekan sesama petani.
Pada tahun 2002 mulai membentuk lembaga yang direncanakan Masril tersebut,dan merekrut anggota untuk pelatihan menjadi pekerja di bank nantinya.
Masril bertugas sebagai pencari info tentang yang berkaitan dengan lembaga keuangan kebank-bank untuk memperoleh mendapatkan pelatihan tentang bank dari bank-bank.saat itu tak satu pun bank yang merespon usahanya.
Akhirnya tahun 2006,usaha Masril pun membuahkan hasil,karena bertemunya dengan Yayasan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas(AFTA).Yayasan AFTA adalah lembaga yang turun ke desa-desa untuk memberikan penyuluhan pertanian.
Yayasan AFTA memfasilitasi dengan memberikan pelatihan keuangan,yaitu tentang akuntansi sederhana.
Agar terlihat seperti bank,maka para anggota juga sepakat menerbitkan saham untuk modal pendirian lembaga keuangan tersebut.Petani boleh membelinya.Para anggota langsung bergerak cepat melakukan sosialisasi saham.Satu lembar saham dihargai Rp 100 ribu.
Setahun berdiri,banyak yang mulai merasakan manfaat dari bank petani itu.Yang paling utama ialah kemudahan memperoleh modal .Petani yang membutuhkan dana bisa langsung meminjam.Termasuk untuk kebutuhan lainya,seperti kebutuhan sekolah,biaya pernikahan,hingga membeli kendaraan.
Manfaat lain adalah mengatasi pengangguran anak-anak petani lulusan SMA.Diantara mereka yang lulus SMA banyak yang direkrut menjadi karyawan LKMA.Dengan banyaknya unit LKMA sekitar 500 unit seluruh Sumbar,cukup menampung tenaga kerja.
Namun ada saja kendala yang dihadapi oleh Masril yaitu macetnya kredit dari petani.Namun Masril mempunyai strategi dengan membuat sebuah surat peringatan pada masyarakat yang kreditnya macet.Namun apabila dihiraukan,maka ia akan mengumumkannya melalui pengeras suara Mesjid.
Dengan ide Masril tersebut kementerian pertanian terinspirasi untuk membentuk lembaga keuangan berbasis peratanian,yang rencananya akan dibentuk sebanyak 10 ribu lembaga keuangan pertanian diseluruh Indonesia.Rencana program tersebut ialah melalui program pengembangan usaha Agrobisnis pedesaan,akhirnya kementan menguncurkan bantuan pembentukan LKMA melalui gabungan kelompok tani sebesar 100 juta per unit.
Saran saya,dengan keberhasilan yang di raih oleh Masril,kita berharap pemerintah bisa menerapkan sistem LKMA,pada seluruh unit desa diseluruh Indonesia.bahkan kita mengharapkan ide pembentukan sistem lembaga keuangan mikro kesemua bidang profesi yang mempunyai penghasilan rendah.
Pamian Siahaan
12011010120
IMF
Jum'at 16.35-18.40
Ruang 22
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar