Jumat, 27 Desember 2013

Laporan Hasil Review Buku yang Berjudul"AYO BERDAGANG"

Isi buku ini mengajarkan bagaimana kiat/strategi berdagang yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai Islami yang terkandung didalamnya,berdasarkan AL-QUR'AN,SUNNAH dan HADIST.
Maksud dari buku ini ialah kita dituntut untuk mengeluarkan potensi/bakat berdagang kita untuk dikembangkan.Dengan tujuan agar kita terhindar dari kemiskinan dan keterpurukan jika bakat berdagang ini dikembangkan.Dalam buku ini komitmen untuk maju melakukan perubahan kearah yang lebih baik sangat tinggi.

Tak hanya itu buku ini juga mengajarkan bagaimana mengatasi inflasi dengan baik jika terjadi pada saat kita berdagang,yaitu dengan cara meraihnya dengan teknik reducing,pressering,dan producing.dalam buku ini juga kita diajarkan agar dalam berdagang itu tidak tamak,agar rezeki dari berdagang tersebut mendapat berkat yang kita harapkan.Dan buku ini juga menekankan kepada kita jika berdagang harus tahan terhadap risiko dan masalah artinya tidak takut menghadapi masalah dan resiko tersebut.sifat yang ditekanka ialah harus bersifat optimisme.

Dalam buku ini juga dijelaskan tokoh-tokoh yang berhasil dalam berdagang sesuai dengan nilai-nilai islaminya.diantaranya ialah:Abburahman bin Auf,ia saat itu sudah cukup kaya,namun kekayaannya tersebut diserahkan kepada yang membutuhkan.sehingga harta yang ia miliki habis untuk disumbangkan.kemudian ia memulainya kembali dari nol dengan berdagang.Alhasil ia sukses dan berhasil,kekayaan nya pun berlimpah sampai-sampai tidak terhitung.

Buku ini menekankan agar dalam berdagang itu prinsipnya jangan merugikan orang lain.Seperti Umar bin Khattab mengatakan bahwa kesuksesan berawal dari orang-orang terdekat anda,dan harus siap mental dalam menghadapi segala situasi.

Buku ini sangat menyarankan untuk berdangang yang dapat bermanfaat bagi  diri sendiri dan orang lain.dan yang tepenting dagangan kita itu harus HALAL.

Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa kita tidak perlu memikirkan dimana tempat kita berdagang.Karena berdagang tidak melihat tempat/lokasi(pasar) untuk  berdagang agar kita berhasil dan sukses.

Kesimpulan yang dapat saya tarik dari buku ini ialah menyarankan kepada kita untuk lebih tertarik berdagang.karena dengan berdagang kita dapat menemukan salah satu jalan menuju kesuksesan,jika anda ingin kaya raya seperti tokoh yang dijelaskan pada buku"ayo berdagang"yang tak merugikan orang lain dan HALAL.


Nama:Pamian H Siahaan
NIM:1201101010120
MK:IMF
Ruang:22(Jumat 16.30-18.40)
Tugas:Game review buku giliran

Senin, 16 Desember 2013


INTRODUCTION MICRO FINANCE
Judul:
ANALISIS PROFILE BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN CABANG BATOH BANDA ACEH
Oleh:
AFRIZAL (1201101010047)
DESI ARMAINI (1201101010013)
EVA DAYANTI (1201101010029)
HAYATUN RAHMI (1201101010092)
PAMIAN H SIAHAAN (1201101010120)
FAKULTAS EKONOMI
PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
DARUSSALAM,BANDA ACEH
2013
KATA PENGANTAR
            Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam makalah ini kami membahas “Mengenai profile baitul qiradh yang ada di  Banda Aceh cabang Batoh”, suatu permasalahan yang selalu dialami bagi masyarakat yaitu tentang keuangan..
            Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman masalah baitul qiradh yang sangat diperlukan dalam suatu harapan mendapatkan bantuan keuangan masyarakat khususnya masyarakat aceh.
            Dalam proses pendalaman materi  ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam-dalamnya kami sampaikan” : Dr. Iskandarsyah,S.E.MM, selaku dosen mata kuliah “Introduction Micro finance”, Rekan-rekan mahasiwa yang telah banyak memberikan masukan untuk makalah ini.
Demikian makalah ini kami buat semoga bermanfaat,

Banda Aceh ,20 November 2013

                                                                                    Penyusun











DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................................ i
BAB   I PENDAHULUAN................................................................................................................. 1
Latar belakang......................................................................................................................... 2
Tujuan .................................................................................................................................... 2
D:\Gambar\logo\A UNSYIAH.png
Rumusan masalah.................................................................................................................... 2
BAB    II PEMBAHASAN













BAB I
PENDAHULUAN

A.                 Latar Belakang Masalah
Lembaga keuangan mikro saat ini sangat dibutuhkan oleh masyrakat khususnya masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah dan dalam kategori miskin. Bahwa untuk menumbuhkembangkan perekonomian rakyat menjadi tangguh, berdaya, dan mandiri yangberdampak kepada peningkatan perekonomian nasional yang diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan,berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional; bahwa masih terdapat kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan atas layanan jasa keuangan mikro yang memfasilitasi masyarakat miskin dan/atau berpenghasilan rendah, yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat;untuk itu lembaga keuangan mikro yang berbentuk asas kekeluargaan untuk membantu keuangan masyarakat secara syariah.

B.                 Tujuan pembahasan
Adapun tujuan dalam pembuatan makalah ini:
1.      Untuk memperjelas aturan yang yang berlaku di baitul qiradh.
2.      Untuk menjelaskan untung rugi bergabung bersama baitul qiradh.


C.                 Rumusan masalah
Rumusan masala yang akan di hadapi:
1.      Bagaimana deskripsi peran lembaga keuangan mikro baitul qiradh baiturahhman terhadap pelaksanaan program pembiayaan uang?
2.      Bagaimana deskripsi cara agar baitul qiradh dapat memmbantu keuangan masyarakat?















BAB II
PEMBAHASAN
1.                  Defenisi Baitul Qiradh
            Baitul Qiradh adalah sebuah lembaga keuangan mikro yang bersifat syariah.dimana lembaga keuangan ini membantu keuangan masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mengembangkan usaha kecil menengahnya agar dapat berkembang.dan system yang di pakai adalah system bagi hasil bagi peminjam dan penanam saham.
2.                   Profil BQ Baiturrahman Baznas Madani
            Pada tanggal 8 Juli 1995 hingga saat ini, Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atau lebih dikenal dengan Lembaga Keuangan Syariah Baitul Qiradh Baiturrahman  Baznas Madani (LKM-BQ BBM) diberikan kesempatan untuk berkiprah dalam meningkatkan kehidupan usaha kecil ke arah yang lebih baik, sistem simpan pinjam yang dilaksanakan oleh BQ Baiturrahman Baznas Madani adalah sistem bagi hasil yang terakomodasi secara syariat Islam. KSM BQ Baiturrahman diresmikan oleh Prof. Dr. Ing BJ Habibie dihalaman depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh sekaligus dengan 50 BQ lainnya di seluruh Aceh, sedangkan kegiatan opersional secara resmi baru dimulai tanggal 2 Oktober 1995, dengan modal Rp. 16.000.000,- (Enam belas juta rupiah) terdiri dari modal masjid Raya Baiturrahman Rp. 10.000.000,-  selebihnya dari pengusaha.
            Pada tanggal 7 Agustus 2001 KSM BQ Baiturrahman berbadan hukum koperasi dengan nomor: 367/BH/KDK.1.9/2001 dengan nama Koperasi Syariah  BQ Baiturrahman.
            Dalam perkembangan sampai Desember 2004   Kopsyah BQ Baiturrahman telah berperan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat pengusaha kecil bawah dalam rangka pemberdayaan ekonomi ummat dengan pemberian modal usaha. Asset pada saat itu + Rp. 350.000.000,-
            Sampai kemudian bencana gempa dan tsunami menghantam Aceh, Kopsyah BQ Baiturrahman mengalami kerugian sebesar Rp. 98.500.000,- terdiri dari uang kas di brankas sebesar Rp. 10.850.000,- inventaris kantor dan lebih 70 % nasabah peminjam mengalami korban jiwa, akibatnya aktifitas kantor sempat vakum selama 2 bulan.
            Alhamdulillah, tanggal 17 Maret 2005 sudah dapat beroperasional kembali berkat kerja keras pengelola  untuk membangkitkan kembali Kopsyah BQ Baiturrahman.
            Pasca tsunami diresmikan kembali oleh Ibu Hj. Mufida Yusuf Kalla di halaman Masjid Raya Baiturrahman, setelah dibantu penguatan modal oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) sebesar Rp. 605.080.000,-.
Dan ini merupakan awal pertumbuhan sektor jasa keuangan dengan dukungan dari pemerintah dan LSM. Mereka antusias untuk menumbuhkan sektor tersebut khususnya Lembaga Keuangan Syariah.
            Di tahun  2006 Kopsyah Baiturrahman telah membuka kantor cabang di Punge,Ulee kareng dan lingke  (2 tahun berjalan kantor cabang punge di merger dengan kantor Masjid karena perluasan jalan di daerah tersebut).
            Tahun 2007 Kopsyah BQ Baiturrahman di gantikan akte pendiriannya ( karena akte yang ada hilang bersama Tsunami) dengan nama KSU Syariah Baiturrahman.
            Tahun 2009, KSU Syariah Baiturrahman sudah memiliki gedung sendiri dengan fasilitas kredit dari BNI Syariah berlokasi di Jl. MR.M Hasan desa sukadamai Batoh. Dengan asset sekarang sebesar Rp. 12.060.000.000,- (Dua belas milyar enam puluh juta rupiah)

3.      Visi dan Misi BQ BBM
3.1 Visi
            Menjadi  BQ Unggulan di  Banda Aceh dan Aceh Besar dengan memberikan pelayanan prima kepada  ribuan nasabah  dan menjadi pusat studi dan kajian keuangan mikro syariah di  Aceh.


3.2 Misi

Adapun misi dari BQ ini yaitu:
1. Mengimplementasikan prinsip dasar syariah bagi keuangan mikro.
2. Memperkuat usaha dari pengusaha mikro.
3. Menyediakan jasa keuangan yang berkelanjutan bagi 5000 nasabah.
4. Mencapai tingkat pengembalian pinjaman yang terbaik di antara BQ di Aceh.
5. Meningkatkan pemberian sumbangan amal  (zakat, infaq, dan sadaqah) untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban tsunami dan lainnya.
           
            Adapun jadwal kerja yang berlaku di Baitul Qiradh Baiturahman adalah merunut kepada jadwal Shalat yang berlaku. Karena sebagai Lembaga Keuangan Syariah (LKS) BQ Baiturrahman mencoba mengatur dan mengelola waktu kerja agar tidak mengganggu karyawan dan nasabah dalam beribadah. Ini merupakan suatu komitmen BQ Baiturrahman dalam upaya penerapan syariah dalam masyarakat dan juga untuk menjaga konsistensi syariah dalam kehidupan karyawan dan nasabah. Adapun waktu kerja di BQ BAITURAHMAN adalah :
1.      Senin s/d Kamis
09.00-12.30 WIB
14.00-16.00 WIB
2.      Jumat
09.00-12.00 WIB
3.      Sabtu dan Minggu merupakan hari Libur sebagaimana biasa berlaku pada aktivitas Perbankan pada Bank Konvensional maupun Bank Syariah
Adapun Struktur Organisasi Pengurus Baitul Qiradh Baiturrahman adalah sebagai berikut
Struktur Organisasi Baitul Qiradh Baiturrahman
PENGURUS
Ketua                : Ir.H.M Zardan Araby,MT,MBA
Sekretaris         : Ir.H.Basri  A.Bakar,M.Si
Bendahara        : Drs.H.Ridwan Johan
DIREKTUR                                   
·        Maulida Lailiana,SE,AK
MANAJER UMUM DAN KEUANGAN
·        Nur Fajri Fahmi, SE
MANAJER CABANG
·        Dra.Nurmi Hasan
MANAJER CABANG
·        Eko Wahyudi, SE
MANAJER CABANG
·        RS.Titie Gustianungsih, ST
Costumer Service & Teller
·        Mardiana, A. Md
·        Ike Dian Christina, A.Md

Marketing
·        Fikriadi, S.Si
·        Asrizal, A.Md
·        Rosalina, SE
·        Syauki,

Job Description :
1. Marketing
a.  Administrasi Pembayaran
1.      Semua berkas permohonan Pembiayaan
2.      Formulir Survei dan Analisa Survei
3.      Memo Persetujuan Pembiayaan
4.      Semua dokumen dimasukkan dalam Map / Folder diserahkan kebahagian administrasi Umum untuk proses akad
5.      Funding
6.      Mencari nasabah-nasabah potensial untuk dapat Menabung Mendeposito dan memberi simpanan saham di Baitul Qiradh
7.      Menganjurkan dan meyakinkan nasabah yang telah mendapat pembiayaan untuk meningkatkan saldo tabungan di Baitul Qiradh
8.      Mencari sumber-sumber dana lain yang memungkinkan
b. Lending
  1. Mencari pengusaha-pengusaha baru yang layak dan dapat menerima pembiayaan ( sistem jemput bola )
  2. Masa proses lending secepatya 2 hari kerja untuk debitur lama dan 5 hari kerja untuk debitur baru
  3. Jangka waktu pembiayaan baru adalah 6-12 bulan
c. Collecting
1.      Mendata, menghubungi dan menagih semua debitur yang berada di bawah tanggung jawab tim marketing
2.      Bekerja berdasarkan target
3.      Setiap staf marketing memiliki target debitur-debitur untuk di awasi, dijaga dan ditagih serta dieksekusi jaminannya bila terjadi macet
4.      Koordinasi tim minimal satu kali per hari untuk meningkatkan kinerja

2. Operasional & Keuangan
a. Operasional ( Teller )
  1. Bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran sistem IT dan data
  2. Bertanggung jawab terhadap kas Teller
  3. Melayani nasabah ( Baik yang mau setor dan tarik tabungan )
  4. Melayani debitur ( pencairan dan cicilan )



b. Keuangan
  1. Bertanggung jawab penuh dan bertanggung jawab penuh terhadap Kas Besar ( isi Brankas )
  2. Mengeluarkan serta mengendalikan biaya-biaya operasioal BQ Baiturrahman Baznas Madani sesuai dengan anggaran yang ditetapkan
  3. Memberikan laporan terhadap perubahan posisi keuangan setiap harinya kepada direktur
3. Administrasi Umum
  1. Pembuatan Aqad
  2. Bertanggung jawab terhadap surat menyurat serta penomorannya ( surat masuk , surat keluar )
  3. Pengarsipan dokumen ( surat masuk, surat keluar, keputusan-keputusan dan lain-lain ).
Aktivitas
Kegiatan Baiqi secara garis besar terbagi 4:
1. RAT (Rapat Anggota Tahunan)
2. Rapat Mingguan Evaluasi
3. Kunjungan ke Nasabah
4. Pelayanan di tempat
Produk-produk yang ditawarkan baiturrahman ;

1. Pembiayaan Mudharabah
      Akad kerjasama antara 2 pihak dimanAkad kerjasama antara 2 pihak dimana pihak pertama (Shahibul Maal) menyediakan seluruh modal sedangkan pihak kedua(Mudharib) adalah pengelola keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak/akad. Sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal, apabila kerugian disebabkan karena kecurangan/kelalaian si pengelola, sipengelola harus bertanggungjawab atas kerugian tersebut. Adapun pembiayaan Mudharabah yang telah direalisasikan sebesar Rp. 53.859.000,- dengan jumlah anggota 13  Orang.
 2. AL-IJARAH
          Perjanjian antara nasabah dan lembaga (Baitul Qiradh) atas pemindahan hak gunabarang atau jasa melalui pembayaran upah sewa tanpa diikuti dengan pemindahan pemilikan atas barang itu sendiri
3. Pembiayaan BA’I BITSAMAN AJIL (BBA)
             Menjual dengan harga dasar ditambah dengan marjin keuntungan yang telah disepakati dan dibayar secara angsur perhari, perminggu atau perbulan.
 Adapun pembiayaan BBA yang telah direalisasikan sebesar Rp. 4..495.969.107,00 dengan jumlah anggota sebanyak 539 orang.
4. Tabungan Mudharabah
            Jenis simpanan yang pengambilannya bisa dilakukan setiap saat pada saat jam buka layanan kas. Simpanan ini terbuka untuk umum/individu. Setoran awal minimal Rp.10.000,-  .Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Mudharabah sebesar Rp.3.408.873.919,20 dengan jumlah penabung sebanyak 1978 orang.
5. Tabungan Pendidikan
        Jenis simpanan yang diperuntukkan bagi pelajar/mahasiswa yang berminat belajar menyisihkan sebagian uang sakunya untuk masa depan pendidikannya. Setoran awal minimal Rp.10.000,- Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Pendidikan sebesar Rp.95.148.388,37 dengan jumlah penabung sebanyak 73 orang.



6. Tabungan Idul Fitri
Jenis simpanan untuk membantu persiapan kebutuhan dana di Hari Raya Idul Fitri yang sifat simpanannya berjangka minimal 1 (satu) tahun berjalan. Setoran awal minimal Rp.25.000,- Setoran selanjutnya minimal Rp.10.000,-
  Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Idul Fitri sebesar Rp.3.201.247,12 dengan jumlah penabung sebanyak 4 orang.


7. Tabungan Qurban
             Jenis simpanan untuk membantu persiapan menunaikan ibadah qurban pada bulan Dzulhijjah yang sifat simpanannya berjangka minimal 1 (satu) tahun berjalan. Setoran awal minimal Rp.50.000,- Setoran selanjutnya minimal Rp.50.000,- Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Qurban sebesar Rp.4.293.974,24 dengan jumlah penabung sebanyak 13 orang.
8. Tabungan Walimah
            Jenis simpanan untuk membantu persiapan pernikahan yang sifatnya simpanan berjangka minimal 3 (tiga) bulan. Setoran awal minimal Rp.10.000,- Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Walimah sebesar Rp.565.275,28 dengan jumlah penabung sebanyak 5 orang.



9. Tabungan Haji/Umrah
            Jenis simpanan untuk membantu persiapan menunaikan ibadah umrah atau ibadah haji yang sifatnya simpanan berjangka minimal 1 (satu) tahun berjalan. Setoran awal minimal Rp.100.000,- Setoran selanjutnya minimal Rp.10.000,-Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Haji/Umrah sebesar Rp.37.226.141,99 dengan jumlah penabung sebanyak 29 orang.
10. Tabungan Wadi'ah
            Adalah jenis simpanan atau titipan tabungan tanpa bagi hasil. Sampai Desember 2007 dana yang terhimpun melalui tabungan Wadiah sebesar  Rp.288.693.775,00 Dengan jumlah penabung sebanyak  11 orang.
11. Deposito Baiturrahman
Jangka Waktu:  3, 6 dan 12  Bulan. Sampai akhir Desember 2007 dana yang terhimpun melalui Deposito Baiturrahman sebesar Rp.128.300.000,-
 Tabunagn Berjangka Deposito Baiturrahman
Jangka waktu :
3 bulan
6 bulan
12 bulan
Ketentuan simpanan berjangka adalah :
a.       Fotocopy Kartu Identitas yang masih berlaku
b.      Mengisi Formulir Permohonan Deposito
c.       Nominal Simpanan Minimal Rp. 500.000,-


 Persyaratan pembiayaan :
1.       Sudah menjadi nasabah BQ Baiturrahman Baznas Madani ( Penabung/deposan)
2.       Domisili usaha di banda Aceh
3.       Usaha sudah berjalan minimal 1 (satu) tahun.
4.       Mengisi Formulir Permohonan Pembiayaan.
5.       Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga.
6.       Pasphoto suami/istri 3 (tiga) lembar.
7.       Surat pernyataan persetujuan suami/istri.
8.       Jangka waktu pengembalian 3, 6, 10, 12, 24 dan 36 Bulan.
9.       Bersedia memberikan bagi hasil untuk akad Mudharabah dan Musyarakah atau Margin keuntungan jual-beli bagi Murabahah dan BBA.
10.  Memiliki barang yang bisa dijaminkan.
11.   Bersedia disurvey ke tempat usaha.
Tujuan dan fungsi pembiayaan
Tujuan pemberian pembiayaan adalah:
  1. Mencari keuntungan
  2. Membantu usaha nasabah
  3. Membantu pemerintah
  4. Membantu keuangan masyrakat
Adapun fungsi pemberian pembiayaan adalah:
  1. Untuk meningkatkan daya guna uang
  2. Untuk meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang
  3. Untuk meningkatkan daya guna barang
  4. Menigkatkan peredaran barang
  5. Sebagai alat stabilitas ekonomi
  6. Untuk meningkatkan semangat berusaha
  7. Untuk meningkatkan pemerataan pendapatan
Untuk meningkatkan hubungan internasional. Konsep Bagi Hasil untuk Tabungan dan
Setoran Deposito


Bagi Hasil = DN/PN QUOTE   x PB xNB
Keterangan :
DN = Dana/Nominal Simpanan Nasabah di BQ
DP = Dana Pihak III/Masyarakat yang terkumpul di BQ
PB = Pendapatan BQ (Bulan Berjalan)
NB = Nisbah Bagi Hasil (Porsi Nasabah)

Mitra Kerja
BAZNAS,PNM,ILO,BRR-Satker Koperasi dan UKM,BRR-Satker Perdagangan,BRR-Satker Industri dan Pertambangan,
Kementrian koperasi
BNI Syariah
Mersy Com
Bisma








BAB III
PENUTUP
 KESIMPULAN
Dari beberapa uraian kami memberikan beberapa kesimpulan, yakni :
  1. Baitul Qiradh adalah salah satu bentuk Lembaga Keuangan non bank yang pokok usahanya menghimpun dana dari pihak ketiga ( anggota penyimpan ) dan menyalurkan pembiayaan kepada usaha-usaha yang produktif dan menguntungkan. Baitul Qiradh juga menggunakan konsep dalam bentuk Mudharabah, Musyarakah
  2. Dalam menyalurkan murabahah pada Baitul Qiradh Baiturahman batoh menggunakan strategi jemput bola, artinya : Baitul Qiradh Baiturrahman  mencari atau memasarkan produk murabahah dengan cara langsung melakukan survei lapangan untuk mencari debitur yang laya untuk dibiayai, selanjutnya debitur mendatangi Baitul Qiradh baiturrrahman untuk mengatasi formulir permohonan dan melengkapi persyaratan yang telah disediakan Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas madani.
  3. Pengawasan adalah salah satu fungsi manajemen dalam usaha menjaga dan mengamankan pengelolaan kekayaan satu organisasi dalam bentuk pembiayaan yang efektif dan efisien, guna menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan , dengan cara mendorong dipatuhinya kebijaksanaan pembiayaan yang telah ditetapkan serta mengusahakan penyusunan administrasi pembiayaan yang benar.
 SARAN
            Saran yang ingin kami sampaikan adalah LKS BQ BBM harus melebarkan sayapnya agar dapat lebih berkembang dan mempunyai nasabah yang lebih banyak lagi dan juga mempunyai tingkat likuiditas yang baik sehingga masyarakat dan nasabah akan merasa nyaman dalam melakukan aktivitas perbankan pada BQ BBM.
            BQ BBM juga harus memperbanyak cabang-cabangnya sehingga masyarakat yang berada di pedesaan juga dapat merasakan dan mendapatkan pembiayaan terutama dalam hal investasi. Dimana di pedesaan lahan investasi terbuka lebar sehingga BQ BBM harus memanfaatkan ini sebagai sebuah peluang untuk memperluas pasar dan juga untuk menyerap dana dari masyarakat pedesaan melalui program tabungan.
            Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dari seluruh komponen yang berada dalam ruang lingkup organisasi BQ BBM. Dan dengan tujuan yang jelas pastinya Baitul Qiradh BBM mampu menjadi lembaga pembiayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat kelas bawah












Daftar pustaka
Hasil wawancara dengan kepala keuangan baitul qiradh baiturahman banda aceh,tanggal 14 november 2013.
Brosur-brosur baqitul qiradh baiturahman.















Dokumentasi

                                


Keterangan gambar:
Ketika mahasiswa melakukan wawancara mengenai profil Baitul Qiradh Baiturahman

     
                                             


Keterangan gambar:
Ketika mahasiswa selesai wawancara untuk berfoto bersama




                                                                                                           




Mengenai Saya

Foto saya
Mahasiswa lulusan Universitas Syiah Kuala